PENGARUH MEDIA TRHADAP PERTUMBUHAN

TUGAS TERSTRUKTUR FISTUM II

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN

Pengaruh Media Terhadap Pertumbuhan

Oleh :

Irfan Rahmat Nugraha

B1J006033

A1

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

FAKULTAS BIOLOGI

PURWOKERTO

2008

PENGARUH MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN

Ringkasan

Pertumbuhan tanaman didefinisikan sebagai bertambah besarnya tanaman yang diikuti oleh peningkatan berat kering. Proses pertumbuhan tanaman terdiri dari pembelahan sel, perbesaran sel dan diferensiasi sel.

Dalam upaya perbanyakan tanaman dengan cara pembiakan generatif atau penyemaian dengan biji biasanya membutuhkan waktu yang lama, tetapi dapat dibiakkan dalam jumlah yang banyak dengan pertumbuhan yang seragam serta memiliki perakaran yang kuat agar tanaman tidak mudah roboh. Maka diperlukan penelitian diantaranya menggunakan media tanam untuk pembibitan secara generatif.

Penggunaan media tanam yang tepat akan menentukan pertumbuhan bibit yang ditanam. Secara umum media tanam yang digunakan haruslah mempunyai sifat yang ringan, murah, mudah didapat, gembur dan subur, sehingga memungkinkan pertumbuhan bibit yang optimum.

Media tanam berfungsi sebagai tempat tumbuh dan perkembangan akar serta tempat tanaman mengabsorpsi unsur hara dan air. Jenis dan sifat media tanam berperan alam ketersediaan unsur hara dan air sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Perbedaan karakteristik media terutama pada kandungan unsur hara lagi tanaman dan daya mengikat air tercermin pada porositas, kelembaban dan aerasi.

Media tanam pasir sebenarnya kurang baik karena mempunyai porositas yang besar dan tidak dapat menyerap air tetapi hanya dapat meneruskan air. Media sekam sangat baik digunakan untuk proses pembibitan karena media ini mempunyai sifat porus (sarang) ringan dan tidak mudah lapuk. Penambahan sekam membuat struktur media menjadi lemah dan akar leluasa dalam pertumbuhannya.

Arang sekam adalah bahan yang ringan memungkinkan sirkulasi udara dan kapasitas menahan air tinggi serta karena berwarna kehitaman dapat mengabsorbsi sinar matahari dengan efektif. Sifat yang hampir sama dimiliki pula oleh arang kayu. Selain itu kedua arang tersebut mengandung unsur-unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman, meskipun secara jumlah belum mencukupi bagi tanaman. Oleh karena itu penambahan unsur hara baik makro maupun mikro pada media arang perlu dilakukan.

Pemupukan pada umumnya diberikan melalui media tumbuh agar dapat diserap oleh akar namun dapat juga diberikan melalui daun. Pemupukan lewat daun, pupuk diberikan dalam bentuk bahan yang lebih dulu dilarutkan dalam air. Pemupukan lewat daun pada situasi tertentu mampu terserap oleh daun sekitar 90%, sedangkan akar hanya menyerap 10%. Namun pada umumnya pemupukan melalui daun hanya merupakan penunjang pemberian pupuk melalui tanah. Ini terutama bila daya serap akar terhadap unsure hara seperti nitrogen dan fosfor rendah sebagai akibat pengikatan unsur hara oleh partikel tanah atau kondisi kurang air.

Unsur hara yang dibutuhkan tanaman tersebut adalah unsur hara esensial, unsur hara ini dibedakan atas dua kelompok yaitu unsur hara esensial makro dan esensial mikro. Unsur hara makro adalah unsur hara yang paling banyak digunakan dan diperlukan oleh tanaman. Unsur hara tersebut adalah : Unsur C (karbon), H (hidrogen), O (oksigen), N (nitrogen), S (belerang), P (phosphor), K (kalium), Ca (kalsium), dan Mg (magnesium). Unsur hara esensial mikro dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah kecil. Unsur tersebut adalah : Fe (besi), B (boron), Zn (seng), Cu (tembaga), Mo (molibden), Mn (mangan), Cl (klor), Na (natrium), I (yodium), Co (kobal), Al (aluminium).


Pengaruh Cekaman Air

Indeks luas daun yang merupakan ukuran perkembangan tajuk, sangat peka terhadap cekaman air, yang mengakibatkan penurunan dalam pembentukan dan perluasan daun, peningkatan penuaan dan perontokan daun, atau keduanya. Perluasan daun lebih peka terhadap cekaman air daripada penutupan stomata. Selanjutnya dikatakan bahwa peningkatan penuaan daun akibat cekaman air cenderung terjadi pada daun-daun yang lebih bawah, yang paling kurang aktif dalam fotosintesa dan dalam penyediaan asimilat, sehingga kecil pengaruhnya terhadap hasil.

Kekurangan air dapat menghambat laju fotosintesa, karena turgiditas sel penjaga stomata akan menurun. Hal ini menyebabkan stomata menutup. Penutupan stomata pada kebanyakan spesies akibat kekurangan air pada daun akan mengurangi laju penyerapan CO2 pada waktu yang sama dan pada akhirnya akan mengurangi laju fotosintesa. Disamping itu penutupan stomata merupakan faktor yang sangat penting dalam perlindungan mesophyta terhadap cekaman air yang berat.

Peningkatan pertumbuhan akar di bawah kondisi cekaman air ringan sampai sedang mungkin sangat penting dalam menyadap persediaan air baru bagi suatu tanaman.Hasil penelitian Nour dan Weibel tahun 1978 menunjukkan bahwa kultivarkultivar sorghum yang lebih tahan terhadap kekeringan, mempunyai perkaran yang lebih banyak, volume akar lebih besar dan nisbah akar tajuk lebih tinggi daripada lini-lini yang rentan kekeringan.

Tanggap pertumbuhan dan hasil tanaman terhadap cekaman air tergantung fase pertumbuhan saat cekaman air tersebut terjadi. Jika cekaman air terjadi pada fese pertumbuhan vegetatif yang cepat, pengaruhnya akan lebih merugikan dibandingkan dengan jika cekaman air terjadi pada fese pertumbuhan lainnya. Proses-proses fisiologi yng mengakibatkan perubahan hasil karena cekaman air.

Daftar Referensi

http://library.usu.ac.id/download/fp/hslpertanian-haryati2.pdf Diakses tanggal 31 Oktober 2008 Jam 12.13

http://pertanian.uns.ac.id/~agronomi/agrosains/Vol%207-2/Pertumbuhan%20Setek%20Adenium%20Melalui%20%20Penganginan,.pdf Diakses tanggal 31 Oktober 2008 Jam 12.37

http://www.bdpunib.org/akta/artikelakta/2004/72.pdf Diakses tanggal 31 Oktober 2008 Jam 10.42 WIB

http://www.dephut.go.id/files/Agus_mersawa.pdf Diakses tanggal 31 Oktober 2008 Jam 12.07 WIB

7 Tanggapan to “PENGARUH MEDIA TRHADAP PERTUMBUHAN”

  1. ada yang lebih komplit ga????

  2. makasih atas infonya

  3. trims y atas filenya, uda banyak membantu saya,bisa tampilkan file yang lebih lengkap???

  4. kasih tu yang jelas jangan asal saja ko…

  5. arang sekam daya mengikat airnya rendah bukan tinggi

  6. apa ada pengaruh tentang perbandingan media tumbuh terhadap tingkat pertumbuhan tanaman secara nyata atau tidak ????
    mkasih ya atas infonya.

  7. trims🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: